Writing Of Pipit

Sabtu, 19 Juli 2014

Ramadhan, Ied, Proposal!



Hari ini sudah tanggal dua puluh satu ramadhan, dan di rumah sudah mulai sibuk menyiapkan kue-kue enak, sudah ada kehebohan baju lebaran, rencana sholat ied dimana, mengurus daftar masakan-masakan yang harus disediakan oleh ibu di lebaran nanti, saudara-saudara dan keponakan mulai berkumpul dan sebagainya dan sebagainya.
Saya, agak sedih namun bahagia juga. Ramadhan akan segera berakhir, tapi Idul fitri juga merupakan hari yang paling menyenangkan.
Idul Fitri  itu, selalu bikin saya ingin kembali pulang  padahal memang saya sedang di rumah. 
Idul Fitri itu, bikin saya “rindu” walaupun nggak tau sama siapa. 
Idul Fitri  itu amazing, segalanya.
Tapi hari ini, ramadhan yang mendekati idul fitri ini, rasanya ada yang mengganjal hati.
the most worst thing now is that, I had a bunch worries of proposal skripsi dan skripsi yang nggak ada matinya. dan ini menguras semuanya.
And I don’t know why I’m crying. listening to murrotal of Qur’an, missing the “takbir Eid” moment so bad, even it’s only a week to go. A week to go. and I haven’t found any Eid feeling
Tapi ini gak akan merusak kebahagiaan saya menyambut Idul Fitri nanti, juga gak akan membuat saya menyia-nyiakan kesempatan ibadah di bulan baik ini.
Dear My Rabb, please always tell me, “it’s never too late to have the 'Ramadhan and Eid's spirit in your heart.”


Tidak ada komentar:

Posting Komentar