Writing Of Pipit

Sabtu, 07 Mei 2011

Bersyukur ternyata sangat penting... :)

Secara manusiawi, kita sebagai makhluk yang  tak pernah puas seringkali terpikir atau katakanlah mengkhayal tentang sesuatu yang belum kita miliki.
Atau dengan kata lain kita seringkali memperbandingkan apa yang kita punya dengan kepunyaan orang lain..
Sehingga rasa sesal, kecewa, marah, atau bahasa gaulnya envy, baik pada orang atau sesuatu yang gak kita punya itu..???

Misalnya aku sendiri aja ya, aku tuh suka banget bilang begini ma diriku sendiri :
# Coba aku punya kulit yang Putih, pasti aku cantik deh.
# Coba Badanku langsing, pasti banyak cowok yang suka sama aku..!!!
# Coba gigiku rapi dan bagus, pasti aku PD untuk ikut Tes sekolah Pramugari..
# Coba aku anak orang kaya,, aku pasti bebas memilihkuliah dimana.
# Coba aku punya pacar, pasti aku bakalan selalu diperhaatiin dan disayangi sama dia..
Dan masih banyak kata Coba lagi yang mengendap dalam diri ini. :D


Ya, terlalu banyak kata coba alias andaikan yang menari-nari dalam pikiranku. Selalu menghantui kehidupanku, bahkan hampir membunuh nuraniKu.

Sehingga saat ini aku mulai jenuh, aku mulai bosan untuk menyesali semuanya. Apalagi setelah aku membaca atau bertemu sesuatu disekitarku yang menyadarkanku bahwa betapa pentingnya bersyukur atas apapun yang tlah kudapat saat ini..

Kenapa aku selalu mengharapkan yang lebih atas apa yang ku punya saat ini???
Kini aku tahu jawabannya, bahwa aku terlalu melihat keatas tanpa melihat kw bawah. Tanpa menyadari bahwa betapa beruntungnya aku selama ini. Hidup ini terlalu susah jika ingin terus disesali, dan kini aku tak mau terpuruk terus dalam keadaan yang sebenarnya sudah sangat baik ini.

Aku jadi Ingat perkataan seseorang terhadapku , " kalo ngukur baju tuh ya di badan sendiri, jangan ngukur di badan orang. gak bakalan cocok". Aku sadar kalau analogi dari ucapannya yah cocok sekali sama kasusku saat ini. Layaknya kehidupanku, harusnya aku bercermin pada diriku, harusnya aku mengukur diri ini, tanpa terlalu melihat orang lain, atau ingin seperti orang lain. Ya,, ternyata aku salah besar selama ini dan harus mengimplementasikan kata-kata tersebut dalam kehidupanku.

Hidup Q terasa lebih bahagia dengan berdyukur.. ;)