Writing Of Pipit

Minggu, 08 Desember 2013

Forgive me....



Kesalahan fatal hari ini adalah membiarkan orang lain menunggu tanpa kepastian dan membiarkannya kecewa dan tenggelam didalamnya. Padahal aku tahu ini pertemuan pertama dan "kesan pertama itu menentukan" begitulah kata seorang guru SMAku dahulu..

Astaghfirullah... Aku benar-benar merasa bersalah karena keteledoranku sehingga aku ga bisa menepati janji.. Terdengar klise, tapi begitulah adanya. Ada beberapa kejadian yang ga bisa kita atur sesuai dengan keinginan kita. And see, beginilah buahnya. Maaf atas panggilan-panggilan yang terabaikan, maaf atas terbuang waktu satu jamnya menunggguku dengan cuaca panas seperti ini, maaf pesan-pesannya yang baru terbaca ini. Sungguh aku tidak dengan sengaja melakukan semua ini.

Pipit sadar, apapun alasanku, aku tetap bersalah. Dan jika aku terus memelihara kebiasaan yang seperti ini bukan tidak mungkin aku akan menyesal karena akan mengecewakan orang-orang lain lagi setelah ini.

Sekali lagi Maaf...
Forgive all my mistakes..
Just Forgive me..

Sungguh, aku masih menjaga harapan untuk punya kesempatan lagi walau aku tahu itu mustahil. Semoga kau tak menganggapku seorang yang penuh harapan palsu dan Allah selalu melapangkan hatimu..

Aku sadar diri, aku tlah memilih membuat penyesalan kecil hari ini. Dengan begitu, semoga aku bisa belajar dan mengambil hikmah dari semua ini. Bagaimanapun, kau tetap menjadi temanku berbagi cerita, meski tanpa pertemuan, bagiku kau tetap teman berbagi yang baik..

Suatu hari jika kita ada kesempatan untuk melakukan pertemuan, satu hal yang pasti aku tidak akan meruntuhkan janji lagi..

Penuh maaf, pipit.
Palembang, 9 Desember 2013.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar