Writing Of Pipit

Rabu, 23 April 2014

Jangan sampai merusak target!

Hidup memang harus bertarget bukan? Begitu juga dengan kuliah. Salah satu dosenku pernah mengatakan bahwa sesuatu yang tidak direncanakan, akan memperoleh hasil pasti 50% berhasil, dan sesuatu yang direncanakan mempunyai probabilitas lebih tinggi dari itu untuk berhasil, bisa 70, 80 atau 100%. Selagi rencana yang dilakukan sesuai dengan act-nya. Berarti yang menentukan hasil akhirnya adalah usaha alias aksi kita dalam meraihnya.

Rencanaku dari dulu memang ingin menyelesaikan kuliah ini sesegera mungkin, targetnya 3,5tahun. Bahkan dulu aku pernah membayangkan dan terlalu sering mengkhayal di tahun sekian aku sudah harus bertoga dan selanjutnya terjun ke dunia sebenarnya, bertarung dengan lulusan lain untuk bekerja seperti orang kebanyakan atau bahkan aku bisa melanjutkan kuliah lagi di jenjang berikutnnya. Hehe, really a Big dream. :D

Tapi yang namanya perjalanan tidak ada yang namanya instan dan mudah. Pasti selalu ada trouble dan pemanis hingga semuanya tidak terdengar flat dan tentunya lebih berwarna. Dan aku yakin rencana Allah-lah yang berkuasa diatas segalanya. Yang penting kita selalu berusaha dengan baik, sambil memelihara akhlak yang santun dalam menekuri perjalanan itu dan yang terpenting selalu bersyukur kepadaNya lewat segala aktivitas ibadah yang diwajibkanNya tanpa lupa berdoa dan selalu berharap maupun meminta pertolongan hanya kepadaNya.

Aku amat bersyukur dan bahagia berada di masa sekarang. Setengah perjalanan lagi semuanya harus ku tuntaskan. Meski banyak sekali cobaan dan cucuran keringat serta tangis yang menemaniku selama ini. Namun sejauh ini aku rasa nikmat Allah sungguh tak terhitung.
Tapi, bebanku juga sungguh masih banyak dan berat untuk ke depannya. Ada banyak yang harus kubayar atas semua ini, semuanya, dengan ikhlas dan keyakinan bahwa aku bisa. Tetesan keringat merekalah yang harus ku tebus untuk apa yang sudah ku kecap selama ini. Mereka tak pernah meminta, tapi aku tahu kewajiban yang akan ku emban nantinya.

Aku hanya bisa berusaha sebaik mungkin untuk menyelesaikan semuanya sekarang, berharap Allah melancarkan dan memudahkan langkahku. Mudah-mudahan Allah juga mengijabah segala doa-doaku, dan melindungi kami semua dengan kasih sayangNya yang tak terhingga untuk menguatkan kami atas cobaan dan ujian yang sedang maupun akan kami hadapi kelak.
Di tahun ketiga ini atau semester enam ini sudah berjalan separuh, kini aktivitasku di kampus sedang menghadapi minggu-minggu kuis, MID dan tugas kuliah yang bergelimpangan di depan mata. Meskipun aku masih sok santai dan kadang ga terlalu serius menjalaninya, efeknya membuat penyesalan bertubi-tubi dan menghancurkan fokusku karena selalu kepikiran.

Seperti kemarin, sungguh sangat menyesal kenapa sebelum kuis Ekonometrika tidak belajar lebih banyak. Yang ada kerjaanku hanya stalking di internet layaknya “John Pantau”(Salah satu acara di TV yang kerjaanya mantauin kegiatan orang itu loh) atau bikin eksperimen program di lappy, sampai aku dibuatnya susah sendiri karena harus menginstall ulangnya beberapa waktu lalu. (Ahh, jadi ingin tertawa dan ironi juga mengingatnya. :D) Padahal kalau kejadian itu ditukar dengan aku lebih sering mengerjakan latihan soal, pasti bias memberi efek lebih baik dengan manajemen waktu yang baik seta kelancaran ketika aku menyelesaikan soal. Heemm, sudahlah pipit. Semua sudah lewat dan waktu takkan pernah berulang! :((

Tapi itu pelajaran penting mengingat betapa ketika mengerjakan soal-soal Ekonometrika. Banyak
waktu terbuang sia-sia dalam memahami soal, ditambah dengan tidak menunjang kelengkapan peralatan alat hitung yang mendukung. Dan urusan hasilnya, aku hanya bisa pasrah.

Seperti kecewa sama diri sendiri dan cuma sesal yang bersisa sekarang. But, aku sudah berjanji untuk prepare lebih matang di lain kesempatan, entah itu MID nanti dan juga semesteran yang akan datang. Perlengkapan seperti kalkulator ilmiah dkk juga amat penting untuk mendukung agar ujian berjalan lancar (Ahh rasanya mau jual HP butut ini aja biar bisa beli kalkulator ilmiah yang kayak punya lita itu loh L karena kemarin kendala terbesar aku pake kalkulator hp yang ga bisa nolong apa-apa, hikssss ). Terus belum lagi ingat quis Manajemen sains yang gak dikerjain sampe selesai karena kurang gesit dan ga teliti saat membuat tabelnya tadi sore. Duh, tambah nelangsa hati ini raasanya. :’(

Sekarang gak perlu menyesali yang sudah-sudah, masih ada mata kuliah lain yang harus dihadapi hari ini, besok dan seterusnya. Pipit ga mau tenggelam dalam penyesalan yang sia-sia. Gali lagi semangat untuk menghadapi yang lain karena perjuangan tidak akan berhenti sampai disini.

Makanya ingat kembali target yang sudah dibuat sekian lama dari dulu, biar semangat dan terus penuh sungguh-sungguh menghadapinya. Jika dua hari ini yang dilalui dari dua mata kuliah yang berbeda benar-benar gak maksimal, semoga pipit bisa menembusnya di kesempatan berikutnya dan gak merusak target kuliah yang sudah disusun selama ini. Jangan lengah, bersungguh-sungguhlah belajar dan buang jauh-jauh rasa malas ya pit. Ingat, jangan sampai kelalaianmu dalam belajar merusak target-targetmu. Bismillah lagi yuk. :)

“Ya Allah, jadikanlah semua ini sebagai ladang ibadahku kepadaMu dan tunjukkilah aku terhadap jalan yang kupilih dan ku lewati”. Amin J

Tidak ada komentar:

Posting Komentar