Seperti
yang pernah saya bilang di posting lainnya bahwa semester enam ini mata kuliah
ga terlalu banyak. Hanya ada enam subjek, empat hari kuliah dalam seminggu,
sisa 3 harinya free. Saya sih Happy-happy aja dengan jadwal yang
sedemikian rupa itu. Hanya saja lagi-lagi sometime
saya berasa ga produktif hanya menghabiskan libur kuliah tanpa ada kegiatan
berarti di rumah, waste time-lah
istilahnya.
Padahal saya sering
membayangkan seandainya ada uang lebih, saya bisa manfaatin libur ini dengan
keliling ria di kota ini atau saya bisa kerja part time untuk latihan cari uang sendiri. Ya sudahlah, saya
membesar-besarkan hati menerima kenyataan bahwa lagi-lagi di semester ini saya
hanya bias stay at home setiap libur
kuliah.
Kalau saya membandingkan
keadaan dirumah Prabumulih dengan disini(read : Palembang), memang punya
perbedaan yang mencolok. Kalau disini sepi, orang-orang punya kesibukan sendiri
dan interaksi ke penghuni lain agak
terbatas. Tapi jika di Prabumulih, meskipun rumah kami mungil dan penghuninya yang multi
multi multi karakter tapi suka bikin ceria plus ngagenin, dan point-nya I feel like my life is back when I’m home! .
Mungkin itu karena hawanya beda
ya. Kamu menghabiskan waktu dengan orang-orang yang baru akan ada rasa yang lain sekali dibandngkan ketika menghadapi orang-orang yang sudah dari
kecil berada di lingkunganmu(read:keluarga inti-mu).
But,
I’m so fine for these three years. Tiga tahun lalu saya agak sangsi
juga pertama kali ke kota ini. Membayangkan selama 18 tahun ga pernah pisah
sama orang tua kandung dan tiba-tiba terlempar ke kota ini sendirian di tengah”
keluarga baru” yang karakternya berbeda dengan kita. Awalnya memang kaku dan
canggung, tapi kelamaan saya terbiasa. Mereka baik, welcome sama siapa saja dan
yang terpenting suasana di rumah ini amat religius dan itu membuat saya merasa
aman sekali disini untuk mendukung kestabilan iman saya.(berat ya bahasanya)
hehe
Hemmm. Perjuangan perjalanan
setiap berangkat ke kampus, berjalan menaiki jembatan penyeberangan jalan raya,
melewati taman-taman sekitar Fakultas, masuk kelas, berdiam dan beristirahat di
Masjid kampus. Gambaran kuliah yang kontras menemani selama tiga tahun ini.
Saya itu bukan tipikal yang
terlalu penyendiri banget, bukan juga tipe orang yang suka dengan keramaian
yang malah jadinya annoying. Kadang
saya butuh juga waktu untuk kemana gitu ya buat relaksasi, refresh my mind and feel better. Mungkin ke danau atau taman yang
udaranya sejuk, bisa baca buku sambil selonjoran kaki atau ditemani “teman” yang bisa ngobrol asik dan
mengerti apa yang kita mau. Bukan hanya termenung di kamar 3,5x3m yang disetiap
sudut pemandangannya sama. Tapi ga semua keinginan sesuai dengan kenyataan.
Karena setiap hal terkadang punya alasan ini, ini, dan ini sehingga menjadi
halangan untuk mewujudkan harapan simple seperti itu.
.jpg)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar